10 Gejala ADHD pada Anak yang Perlu Ibu Tahu!

ADHD merupakan suatu kondisi dimana anak atau seseorang mengalami gangguan yang ditandai dengan perilakunya yang impulsif, interaktif, dan kurang perhatian. Gejala ADHD ini biasanya terjadi pada anak, sehingga sebagai orang tua harus jeli dalam mengawasi anak.

ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Discover, yang merupakan gangguan kesehatan mental yang kompleks serta dapat mempengaruhi keberhasilan anak di sekolah maupun dalam hubungan sosialnya. Untuk mengetahui gejala ADHD pada anak secara tepat, ada baiknya konsultasikan dengan dokter agar menjalani berbagai serangkaian tes. Berikut ini gejala awalnya.

Gejala ADHD pada Anak

Hanya Fokus pada Dirinya Sendiri

Gejala yang paling umum pada penderita ADHD yaitu ketidakmampuan memahami kebutuhan orang yang berada di sekitarnya. Anak yang mengalami ADHD ini cenderung akan fokus pada dirinya sendiri saja dan hanya mau menuruti kemauan sendiri.

Tidak Memiliki Tujuan dari Aktivitas yang Dilakukan

Ciri lainnya yang dimiliki anak penderita ADHD yaitu memainkan sesuatu dengan cara yang tidak jelas. Misalnya saja ketika sedang bermain suatu permainan, anak tersebut akan cenderung meninggalkan permainan meskipun belum selesai dan meninggalkan begitu saja.

Seringkali Lupa

Anak dengan gejala ADHD juga memiliki ingatan yang mudah lupa. Hal ini karena ia cenderung tidak ingin memikirkan sesuatu sehingga akan sangat mudah lupa, baik itu lupa ketika membawa barang maupun lupa dalam hal mengingat sesuatu.

Senang Mengganggu

ADHD pada anak juga ditandai dengan sikapnya yang suka sekali mengganggu orang lain. Misalnya saja anak suka menyela obrolan orang lain, mengikuti permainan yang sedang dimainkan orang lain, dan banyak lagi yang bisa dilakukan anak yang bertujuan mengganggu.

Tidak Sabar Menunggu Giliran

Anak yang mengalami ADHD juga dikenal dengan sifatnya yang tidak sabaran menunggu giliran. Terlebih kegiatan menunggu, menjadi kegiatan yang paling dibenci oleh anak ADHD.

Sulit Mengendalikan Emosi

Anak dengan gejala ADHD ini juga memiliki sifat sulit untuk mengatur emosi. Anak akan cenderung rewel dan memaksa agar keinginannya terpenuhi. Anak juga akan marah-marah tidak jelas karena memang emosinya sangat labil.

Mudah Gelisah

Anak ADHD sangat sulit disuruh untuk diam. Anak tersebut akan mudah sekali gelisah dan tidak bisa tenang. Anak pasti akan memilih untuk bergerak kemana-mana daripada hanya duduk diam, karena akan membuat pikiran anak gelisah.

Tidak Suka Mengerjakan Sesuatu yang Akan Membuat Stres

Jika anak disuruh untuk mengerjakan sesuatu yang menuntut joker123 berfikir keras, pasti anak ADHD tidak akan mau. Contohnya saja ketika mengikuti pelajaran di sekolah, anak tidak akan pernah merasa tenang dan tidak mau bila diberi tugas. Jika diberi PR, anak juga tidak akan pernah menyelesaikannya.

Tidak Mau Mengerjakan Sesuatu Sampai Tuntas

Anak-anak normal biasanya memiliki beberapa permainan yang disukainya atau hobi. Berbeda dengan anak ADHD yang tidak suka dengan salah satu permainan, ia hanya akan memainkannya dengan sembarangan. Dalam menyelesaikan sesuatu permainan akan merasa kesulitan dan tidak mau menyelesaikan sampai selesai. Bahkan akan cenderung berganti ke permainan lain yang belum tentu diselesaikan juga.

Sulit Mengikuti Instruksi

ADHD pada anak juga ditandai dengan susahnya mengikuti instruksi. Sehingga anak tersebut akan melakukan banyak kesalahan terlebih anak juga akan sering melamun sehingga sangat sulit untuk berkonsentrasi mengikuti instruksi.

Demikian beberapa penjelasan mengenai gejala yang biasanya dialami oleh anak-anak yang menderita ADHD dari situs sbobet. Jika anak memiliki gejala yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter agar menjalani pemeriksaan apakah anak mengalami ADHD atau tidak.